Iklan

Iklan

,

Iklan


Enam Kapal Ikan Ludes Terbakar di Pelabuhan Perikanan Bitung

Republiknews
Senin, 31 Januari 2022, Januari 31, 2022 WIB Last Updated 2022-02-01T03:14:34Z


Republiknews Bitung-  Kebakaran hebat luluh lantakkan enam(6) kapal ikan di Dermaga Perikanan kota Bitung Sulawesi Utara (31/01/2022).


Diketahui keenam unit kapal tersebut sedang berlabuh di pelabuhan perikanan Bitung, untuk persiapan kembali melaut dan ada juga yang sengaja berlabuh karena angin kencang.


Menurut salah satu saksi mata, yang namanya tidak mau dipublis menyampaikan" awalnya ada satu kapal yang mengepulkan asap karna angin kencang, kapal tersebut  mengobarkan api dan terbawa angin merapat di kapal lain yang sedang berlabuh, api menjalar hingga tidak bisa dikendalikan" tuturnya 


 Sementara Damkar saat menerima laporan langsung bergerak cepat kelokasi pelabuhan perikanan, dengan menurunkan dua (2) unit mobil pemadam kebakaran.


Hal ini disampaikan Danru Risdianto" tadi mendapat laporan jam 7: 09 dan kami sampai di lokasi jam 7: 15 langsung mengupayakan pemadaman " terangnya .


Sementara salah satu pengurus kapal penangkap ikan , Bp Cody merasa kecewa dengan terbakarnya dua(2) kapal yang diurusnya, terutama kepada pihak pengelola di perikanan Bitung terkait tidak, tersedianya fasilitas hydrant di lokasi pelabuhan.


" Saya sangat kecewa dengan fasilitas di pelabuhan ini, seharusnya pihak terkait menyediakan hydrant untuk Pelabuhan perikanan disini, supaya bisa menanggulangi kalau keadaan darurat kebakaran , ujarnya penuh kekecewaan .


Hal senada juga disampaikan Kepala seksi     Damkar Bitung, Denie Ansiga S ,Sos saat ikut turun kelokasi kebakaran.


" Seharusnya pelabuhan perikanan di harus di sediakan hydrant minimal lima (5) titik dengan sistem sambung - menyambung , karna pihak Damkar tidak ada kewenangan disini, semua kelayakan kapal dan atas kewenangan pihak Akpel   , Damkar Bitung sifatnya cuma membantu secara kemanusiaan" ujarnya .


Terpantau di lokasi , ada  enam (6) kapal penangkap ikan, yang ikut dilalap si jago merah diperkirakan kerugian mencapai milyaran rupiah. (Suryo)

Iklan