Iklan

Iklan

,

Iklan


Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng Delapan Kecamatan di Bitung Lakukan Operasi Pasar

Republiknews
Jumat, 11 Maret 2022, Maret 11, 2022 WIB Last Updated 2022-03-11T15:18:58Z


Republiknews, Bitung - Kelangkaan minyak goreng yang terjadi dibeberapa Daerah di  Indonesia, membuat Pemkot Bitung membuat langkah taktis demi stabilnya pasokan dan harga minyak goreng di kota Bitung.


Pemkot Bitung melakukan antisipasi dengan cara merangkul Produsen serta Distributor minyak kelapa dan Bulog yang ada di kota Bitung, untuk gotong- royong menanggulangi kebutuhan primer masyarakat tersebut.


Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perdagangan Pemkot Bitung, Jhonly Tamaka melalui rilis resminya melalui humas Pemkot Bitung pada, Jumat (11/3/2022).


“Ini tidak lepas dari kesigapan Pak Wali Kota dan Pak Wakil Wali Kota yang melakukan antisipasi disaat kelangkaan dan harga minyak goreng mulai naik,” ungkapnya.


 Jhonly,  juga menambahkan, disaat sejumlah daerah “menjerit” dengan kelangkaan dan naiknya harga minyak goreng, masyarakat kota Bitung malah terjadi sebaliknya karena pasokan dan harga kebutuhan dapur itu terkendali" .


Disaat mendengar isu minyak goreng mulai langkah dan mengalami kenaikan, pasangan Walikota Bitung, Maurits-Hengky lewat tim pengendalian inflasi daerah (TPID) kota Bitung langsung mengambil gerak cepat untuk menyiapkan langkah antisipasi.


“TPID ini kemudian menggandeng produsen dan distributor minyak kelapa di kota Bitung serta bulog melakukan operasi pasar di delapan Kecamatan setiap hari,” tutur Jhonly.


Salah satunya program operasi pasar diluncurkan dengan melibatkan TPID yang didalamnya tergabung Dinas Perdagangan dan Bagian Perekonomian Pemkot Bitung agar mampu memenuhi kebutuhan dan menstabilkan harga minyak goreng.


“Operasi pasar minyak goreng ini adalah kerja keroyokan karena melibatkan semua pihak termasuk TNI/Polri melakukan pengawasan di lapangan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” 


Alhasil, pasokan dan harga minyak goreng di kota Bitung saat ini mampu di kendalikan dan tidak ada gejolak seperi daerah lain, pungkas Jhonly Tamaka. (*/Suryo)

Iklan