Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

Buntut Surati Kapolri Bela Babinsa Dan Rakyat Kecil Brigjen Junior Tumilaar Kehilangan Jabatannya

Republiknews
Sabtu, 09 Oktober 2021, Oktober 09, 2021 WIB Last Updated 2021-10-09T17:44:38Z


Republiknews, Bitung-  Brigjen TNI Junior Tumilaar yang menyurati Kapolri, berbuntut ke pemeriksaan di Puspom AD dan dinyatakan bersalah dan berakhir dengan pencopotan jabatan atau dibebas tugaskan sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka.


Hal tersebut sesuai pernyataan Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra W Sukotjo pada ,Sabtu ( 09/10/2021)


 "Menindaklanjuti hasil klarifikasi terhadap Brigjen TNI Junior Tumilaar di Markas Puspom AD, Jakarta, pada tanggal 22, 23 dan 24 September 2021, serta hasil pemeriksaan para saksi yang terkait dengan pernyataan Brigjen TNI Junior Tumilaar, maka telah didapatkan adanya fakta-fakta dan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Brigjen TNI JT,”  terang Sukotjo.


Komandan Pusat Polisi Militer AD, Letjen TNI Chandra W Sukotjo juga menjelaskan, "Brigjen TNI Junior Tumilaar yakni pelanggaran Hukum Disiplin Militer dan pelanggaran Hukum Pidana Militer sesuai Pasal 126 KUHPM dan Pasal 103 ayat (1) KUHPM".


“Untuk menindak lanjuti  kepentingan tersebut di atas, Kepala Staf Angkatan Darat, pada 8 Oktober 2021 telah mengeluarkan Surat Perintah Pembebasan dari Tugas dan Tanggung Jawab Jabatan Brigjen TNI Junior Tumilaar sebagai Inspektur Kodam XIII Merdeka untuk kemudian ditempatkan sebagai Staf Khusus Kasad,” ungkap Sukotjo.


Seperti di ketahui dan sempat viral di medsos Brigjen Junior Tumilaar karna membuat surat terbuka kepada Kapolri terkait pembelaan terhadap Babinsa yang membela rakyat kecil  terkait perkara sengketa tanah di Tingkulu, Wanea, Manado, Sulawesi Utara.

 

Seperti yang disampaikan Brigjen Junior dalam video yang kemudian diunggah oleh akun Instagram @indonesian_army88 beberapa waktu lalu.


Menanggapi keputusan tersebut Brigjen Junior Tumilaar ,sudah mengetahui yang dilakukannya dan siap dengan segala resikonya.


"Resikonya yang pasti dalam urusan hukum disiplin militer dengan hukum pidana militer, pasti ada semuanya,


 "Saya siap laksanakan itu," ungkap  Tumilaar  dikutip dari Kompas TV,  pada Sabtu (9/10/2021).


"Tapi demi negara ini, boleh saja kan, saya melakukan sesuatu yang lebih besar dan saya yakini menjadi bahan masukan" terang Tumilaar. ( Suryo)



Sumber

Iklan

iklan