Iklan

Iklan

,

Iklan

iklan

*Road to Undisputed 1* Saul Alvarez vs Caleb Plant, *Setengah Triliun Lebih Untuk Canelo* Catatan M.Nigara

Republiknews
Kamis, 04 November 2021, November 04, 2021 WIB Last Updated 2021-11-05T03:34:02Z


Republiknews.com – Jakarta, Meski Saul *Canelo* Alvarez sempat mengalami kekalahan ‘kontroversial’ saat menghadapi Floyd Mayweather Jr (14/9/2013), tapi laganya yang ke-60 menghadapi Caleb Plant, Ahad (7/11/2021) pagi WIB, tetap diberi julukan _Road to Undisputed_ oleh para pakar.


Ya laga univikasi gelar di kelas _Super Middle Weight_, 72,6 kg yang akan dipentaskan di MGM Grand Arena, Las Vegas, Nevada, Amerika itu memang pantas dilebeli seperti itu.


Di Indonesia, laga terbaik sepanjang 2021 ini akan ditayangkan hanya di tvone. Stasiun televisi yang sejak masih bernama Lativi, komitmennya pada dunia tinju profesional tak terbantahkan.


Canelo akan mempertahankan tiga sabuk juaranya masing-masing WBC, WBA, dan WBO. Sedangkan Caleb mempertatuhkan sabuk IBF.


Meski tidak ikut dipertatuhkan, Canelo masih memegang dua sabuk lain di kelas Super Middle ini yakni sabuk _the Ring_ dan IBO.


Juara dunia di empat kelas berbeda: _Welter,_ _Light Middleweight, Middleweight,_ dan _Super Middleweight_, Canelo akan menerima bayaran 40 juta Usd atau setara Rp 586 miliar. Di samping itu, ia juga akan menerima presentase yang tidak kecil dari _showtime_ tv kabel.


Caleb Plant sendiri menerima sekitar Rp 142 miliar juga belum termasuk hasil penjual sambungan tv kabel tadi. _Showtime_ menjual persambungan 79,99 Usd.


Diprediksi akan terjual di atas 1,5 juta sambungan. Diharapkan angka Rp 1,7- 2,2 trilun bisa diperoleh. Artinya pundi-pundi dolar Canelo dan Plant akan bertambah banyak.


Angka yang terbesar diterima Canelo selama berlaga, saat menghadapi Floyd Mayweather Jr. Saat itu petinju asal Guadalajara Meksiko itu menerima total 150 juta Usd atau setara Rp 1,715,7 Triliun. Mayweather sendiri memperoleh tiga kalinya.


Jumlah tertinggi kedua serta ketiga, saat Canelo bertemu Golovkin 1 dan 2. Total yang ia raih sebesar 230 juta Usd atau sekitar Rp 3, 259 triliun.


Ketika menghadapi Julio Cesar Chavez Jr, Canelo memperoleh 80 juta usd atau Rp 1,074 triliun. Dan saat melawan Miguel Cotto (21/11/2015), Alvarez meraih 58 juta Usd setara dengan Rp 799 miliar.


Hingga saat ini, belum termasuk nilai kontrak 6 laga dengan DZAN, Canelo sudah mengumpulkan Rp 9, 159 triliun. Dengan angka itu, Canelo menjadi petinju lima besar terkaya di dunia. Peringkat pertama tentu Maywearher, lalu Manny Pacquiao, Anthony Josua, dan Tyson Furry.


*Berkelahi*

Belum lagi bertemu di atas ring, kedua petinju sudah terlibat perkelahian.


Awalnya saat Plant ‘menyebut ibu Alvarez bajingan’. Sontak Canelo mendorong dan memukul juara dunia IBF asal Tennessee. Saat itu, Selasa (21/9/2021) ketika jumpa pers sedang berjalan.


Plant sendiri membantah menyebut ibu lawannya bajingan. “Dia munafik. Dulu dia yang melakukan itu saat menjelang pertarungan vs Demetrus Andrade!” sergah Plant. Benar atau tidak, yang pasti ada bekas luka di bawah mata Plant.


Dendam tampaknya ada di kedua belah pihak. Meski demikian, keduanya sudah tampak berbaikan.


Plant sendiri merasa bersyukur menjadi _under dog_, bebannya lebih ringan. Tapi, ia tetap yakin akan bisa memanfaakan berbagai kesempatan.


Sementara Alvarez, meski diunggulkan, mengaku tidak memiliki beban berlebih. Bahkan ia mengaku hampir selalu diunggulkan dan selalu juga menang.


Hingga hari ini, _speed and power_ Canelo masih tetap prima, _skill_ nya juga terbilang di atas rata-rata. Dan keberaniannya juga di atas kebanyakan matador dari Meksiko.


Siapakah yang akan memenangkan pertarungan? Ikuti ulasan lanjutan di bagian kedua.(Penulis adalah wartawan olahraga senior dan komentator tinju di tvOne). Tor/talia.

Iklan

iklan