Iklan

Iklan

,

Iklan


Belasan Tahun Jalan Rusak, Masyarakat Desa Pematang Ganjang Harap Diperbaiki

Republiknews
Rabu, 13 Juli 2022, Juli 13, 2022 WIB Last Updated 2022-07-13T07:36:15Z

 


Republiknews.com - Sergai - Kondisi badan jalan di Dusun VI Desa Pematang Ganjang,Kecamatan Sei Rampah, Serdang Bedagai (Sergai), mengalami rusak sudah belasan tahun sejak di Mekarkannya Sergai dari Kabupaten Deli Serdang. 


Dampak jalan rusak tersebut, masyarakat sulit beraktivitas terutama anak sekolah yang ingin pergi ke sekolah sering mengalami hambatan jika cuaca hujan meskipun hanya sebentar saja. 


Selain itu, kata Desi (33), warga Dusun VI Desa Pematang Ganjang, masyarakat sulit membawa hasil pertanian. 


"Kendaraan yang melintasi badan rusak itu sering juga mengalami rusak. Parahnya lagi, roda perekonomian di deaa ini menjadi terhambat bahkan pengeluaran untuk mengangkut hasil semakin bertambah."ujarnya didampingi para kaum ibu rumah tangga, Rabu (13/7/2022).


Nada keluhannya juga diungkapkan Kepala Dusun VI Desa Pematang Ganjang Erwin Lubis, memang rusaknya badan jalan itu sudah cukup lama dan sudah berulangkali disampaikan kepada Pemkab Sergai sejak Suwanto Nasution menjabat Kadis PUPR Sergai hingga sekarang ini Johan Sinaga belum juga terealisasi, jelas masyarakat merasa sedih. Pasalnya, jarak tempuh Desa Pematang Ganjang dengan Kantor Bupati Sergai hanya hitungan 8 Km saja. 


"Badan jalan banyak yang berlobang dan mirip jadi kolam ikan jika cuaca hujan. Kondisi itu membuat masyarakat menjadi terganggu melaksanakan aktivitas setiap harinya."


 Masyarakat sangat berharap Pemkab Sergai segera memperbaiki badan jalan rusak tersebut. Kasihan masyarakat setiap hari kesulitan melintas. Saya yakin Pemkab Sergai sangat respon dengan aspirasi masyarakat. 


Sementara, Kadis PUPR Sergai Johan Sinaga yang ditanya terkait perihal tersebut belum memberikan jawaban. 

" Ass,pak Kadis, badan jalan di dusun VI Desa Pematang Ganjang mengalami rusak parah sejak di mekarkan Sergai, masyarakat berharap di perbaiki. " 


Kondisi rusak sepanjang 1,5 KM, dan dampaknya masyarakat mengalami kesulitan membawa hasil pertanian juga anak sekolah. Kendaraan sering rusak, perputaran rod perekonomian di desa tersebut mengalami terganggu, gimana tanggapan pak Kadis sekira pukul 11.35 WIB, belum memberikan jawaban. (R-04)







Iklan